Sabtu, 18 Mei 2013

Nomer Induk Siswa Nasional SMK NW Kumbung

Siswa/i kelas XI SMK NW Kumbung yang sedang melaksanakan prakerin, bahwa sebentar lagi kalian akan ditarik dari lokasi prakerin sekitar minggu pertama bulan juni 2013. Oleh karena itu harap segera menyelesaikan laporan. Bagi siswa yang ingin melihat NISN (nomer induk siswa nasional) dapat di download disini
 Contoh laporan ada disini
Format laporan ambil disini

Kamis, 16 Mei 2013

KUB (kelompok usaha bersama)

Beberapa waktu lalu, majalah Globe Asia merilis 100 besar kelompok usaha di Indonesia, yang diukur berdasarkan nilai penjualan yang diraih. Nama-nama beken seperti Salim, Sinar Mas, dan Lippo masih betah duduk di posisi sepuluh besar dalam daftar tersebut.
Berikut daftar lengkap 100 kelompok usaha terbesar tanah air :
1. Jardine Matheson, milik Henry Keswick (Inggris), pendapatan US$ 10.200 juta
2. Salim Grup, Anthony Salim, US$ 9.100 juta
3. Sinar Mas Grup, Eka Tjipta Widjaja, US$ 5.200 juta
4. Djarum Grup, Budi Hartono, US$ 4.900 juta
5. Bakrie Grup, Aburizal Bakrie, US$ 4.400 juta
6. Gudang Garam, Susilo Wonowidjojo, US$ 3.900 juta
7. Phillip Morris International, Phillip Morris (AS), US$ 3.600 juta
8. Lippo Grup, Mochtar Riady, US$ 3.300 juta
9. Raja Garuda Mas, Sukanto Tanoto, US$ 2.900 juta
10. Triputra Grup, Teddy P. Rachmat, US$ 2.700 juta
11. Khazanah Grup, Pemerintah Malaysia, US$ 2.600 juta
12. Para Grup, Chairul Tanjung, US$ 2.000 juta
13. Saratoga Capital, Edwin Soeryadjaya & Sandiaga Uno, US$ 1.980 juta
14. Qatar Telecommunication, Pemerintah Qatar, US$ 1.900 juta
15. Barito Pacific, Prajogo Pangestu, US$ 1.800 juta
16. Sampoerna, Putera Sampoerna, US$ 1.600 juta
17. Unilever, Mavibel BV (Belanda/Inggris), US$ 1.560 juta
18. Charoend Pokphand Grup, Benjamin Jiaravanon (Thailand), US$ 1.320 juta
19. Medco Energy, Arifin Panigoro, US$ 1.300 juta
20. Vale (Inco), CVRD Inco Ltd (Brazil), US$ 1.300 juta
21. Gajah Tunggal, Sjamsul Nursalim, US$ 1.280 juta
22. Ometraco Grup, Handojo Santosa, US$ 1.280 juta
23. Panasonic Gobel Grup, Rachmat Gobel, US$ 1.210 juta
24. Panin Bank Grup, Mukmin Ali Gunawan, US$ 1.200 juta
25. Carrefour, Carefour (Prancis), US$ 1.200 juta
26. Temasek Grup, Pemerintah Singapura, US$ 1.150 juta
27. Standard Chartered Bank, SCB London (Inggris), US$ 958 juta
28. Wings Grup, Eddy William Katuari, US$ 940 juta
29. Aneka Kimia Raya Grup, Soegiarto Adikoesoemo, US$ 940 juta
30. Trakindo, Achmad Hamami, US$ 902 juta
31. Kalbe Farma Grup, Boenjamin Setiawan, US$ 790 juta
32. Risjadson Grup, Ibrahim Risjad, US$ 750 juta
33. Berlian Laju Tanker, Hadi Surya, US$ 700 juta
34. Bhakti Investama, Harry Tanoesoedibjo, US$ 680 juta
35. Rajawali Grup, Peter Sondakh, US$ 656,8 juta
36. Heidelberg Cement Grup, Heidelberg Cement (Jerman), US$ 637 juta
37. Citra Tubindo, Kris T. Wiluan, US$ 625 juta
38. ABC Grup, Husain Djojonegoro, US$ 590 juta
39. Indorama Synthetics, Sri Prakash Lohia, US$ 553 juta
40. Sungai Budi, Widiarto, US$ 551 juta
41. Ramayana Lestari Sentosa, Paulus Tumewu, US$ 550 juta
42. Tunas Ridean, Anton Setiawan, US$ 550 juta
43. Maspion Grup, Alim Markus, US$ 510 juta
44. Samudera Indonesia, Shanti Poesposoetjipto, US$ 500,1 juta
45. Danone, Danone Grup, US$ 500 juta
46. Kompas-Gramedia, Jakob Oetama, US$ 482 juta
47. Holcim Indonesia, Holderfin (Swiss), US$ 480 juta
48. Bosowa Grup, Aksa Mahmud, US$ 471 juta
49. Lautan Luas, Adyansyah Masrin, US$ 446 juta
50. Tembaga Mulia Semanan, The Furukawa Electric (Jepang), US$ 440,5 jutas
51. Tempo Scan Pacific, Kartini Muljadi, US$ 436,8 juta
52. Kodeco Grup, H. Isyam, US$ 435 juta
53. Mulia Grup, Eka Tjandranegara, US$ 432 juta
54. Gemala & Santini, Sofjan Wanandi, US$ 431,25 juta
55. Alfamart, Djoko Susanto, US$ 420 juta
56. Hadji Kalla Grup, Jusuf Kalla, US$ 415 juta
57. Sintesa Grup, Johnny Widjaja, US$ 410 juta
58. Bank Bukopin, Kopelindo, US$ 395 juta
59. Mayora Indah, Jogi Hendra Atmadja, US$ 390 juta
60. Persada Capital, Benny Sutrisno, US$ 360 juta
61. Davomas Abadi, Husein Sutjiadi, US$ 360 juta
62. Texmaco, Marimutu Sinivasan, US$ 340 juta
63. Modern Grup, Luntungan Honoris, US$ 333,8 juta
64. Agung Podomoro Grup, Trihatma K. Haliman, US$ 331 juta
65. OCBC-NISP, OCBC Bank Singapore (Singapura), US$ 326 juta
66. Sinar Sosro, Soegiharto Sosrodjojo, US$ 316 juta
67. Metrodata Grup, Hiskak Secakusuma, US$ 310 juta
68. Sriwijaya Air, Chandra Lie, US$ 310 juta
69. Fajar Surya Wisesa, Winarko Sulistyo, US$ 302,7 juta
70. Garudafood, Sudhamek, US$ 300 juta
71. Rodamas Grup, Tan Siong Kie, US$ 294 juta
72. Artha Graha Grup, Tomy Winata, US$ 294 juta
73. Hexindo/Hitachi Indonesia, Hitachi Construction (Jepang), US$ 280,8 juta
74. Arpeni Pratama Oceanline, Untoro Surya, US$ 279 juta
75. Truba Alam Manunggal, Alam Manunggal, US$ 257 juta
76. FKS Multi Agro, Era Investama Cemerlang, US$ 250 juta
77. Batavia Air, Yudiawan Tansari, US$ 240 juta
78. Voksel Electric, Perfect Prospect, US$ 238 juta
79. Ciputra Grup, Ciputra, US$ 227 juta
80. Busana Apparel, Marimutu Maniwanen, US$ 216 juta
81. Sucaco, Erwin Suryo Raharjo, US$ 213 juta
82. Fast Food Indonesia, Dick Gelael, US$ 210 juta
83. Emtek Grup, Eddy Sariaatmadja dan Fofo Sariaatmadja, US$ 210 juta
84. Sierad Produce, Harvest Agents, US$ 202 juta
85. Apac Citra Centertex, Benny Soetrisno, US$ 200 juta
86. Trias Sentosa, Adilaksa Manunggal, US$ 191 juta
87. Pan Brothers, Bambang Setijo, US$ 181 juta
88. Malindo Feedmill, Lau Bong Wong (Malaysia), US$ 176 juta
89. Sat Nusapersada, Abidin Hasibuan, US$ 175 juta
90. OSO Grup, Oesman Sapta Oedang, US$ 175 juta
91. Indo Kordsa, Robby Sumampow, US$ 173 juta
92. Sumi Indo Kabel, Sumitomo Electric Industry (Jepang), US$ 168 juta
93. Total Bangun Persada, Komajaya, US$ 165 juta
94. Gunung Agung Grup, Putra Masagung, US$ 164 juta
95. Dynaplast, Soebakti Hambali, US$ 164 juta
96. Surya Semesta Internusa, Union Sampoerna, US$ 155 juta
97. Panorama Leisure Grup, Satrijanto Tirtawisata, US$ 145 juta
98. ADR Grup, Eddy Hartono, US$ 139 juta
99. Alakasa Industrindo, Ryburn Investment, US$ 138 juta
100. Summarecon, Soetjipto Nagaria, US$ 135 juta
101. proposal kub

KUB (kelompok usaha bersama)

Senin, 25 Maret 2013

CONTOH LJUN 2013



 
 Berikut contoh LJUN SMK Tahun pelajaran 2012-2013 diambil dari bahan sosialisasi ujian nasional tahun 2013 oleh Prof. Dr. Khairil Anwar Notodiputro Kepala Badan Penelitian dan PengembanganKementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI
 


Diantara peran pengawas ruang ujian adalah:
    1. menjelaskan bahwa naskah soal dan LJUN bersatu dan merupakan pasangan
    2. mewajibkan peserta untuk menuliskan nama dan nomor ujian pada kolom yang tersedia di  halaman 1 (satu) naskah soal  dan LJUN sebelum dipisahkan;
    3. mewajibkan peserta ujian untuk memisahkan LJUN dengan naskah;
    4. mewajibkan peserta ujian untuk melengkapi isian pada LJUN secara benar;
    5. memastikan peserta UN telah mengisi identitas dengan benar sesuai dengan kartu peserta
Pastikan bahwa Naskah Soal dan LJUN jangan tertukar
Kerjakan oleh peserta secara berurutan:
    1. memastikan bhw LJUN dan naskah dalam keadaan bersatu, dan minta diganti jika sudah terlepas;
    2. memeriksa naskah soal halaman per halaman dan pastikan tidak ada yang rusak shg tidak memungkinkan utk menjawab. Pastikan pula LJUN tidak rusak;
    3. membubuhkan identitas secara bersamaan pada naskah soal dan sekaligus pada LJUN;
    4. memisahkan (merobek) LJUN dari naskah soal;
    5. mulai mengerjakan ujian.

Minggu, 24 Maret 2013

10 Tahun Lagi, Ahli Matematika Makin Dibutuhkan

aplikasi cetak raport 2013

Tanggal : 03/25/2013, 01:13:11, dibaca 12 kali.
JAKARTA - Ilmu eksakta makin tahun makin memegang peranan penting. Bahkan kini muncul model pendidikan STEM, yaitu sains, teknologi, teknik, dan matematika, yang semuanya merupakan cabang dari ilmu eksakta. Model pendidikan ini dipercaya menjadi kunci sukses bagi anak-anak saat ini.

Franchise Division Director Eye Level Indonesia, Afan Suryadi, mengatakan bahwa dari riset yang dilakukan oleh National Science Foundation, sekitar 80 persen pekerjaan pada 10 tahun mendatang membutuhkan generasi yang ahli matematika dan ilmu pengetahuan serta melek teknologi.

"Dengan STEM ini tidak hanya sekadar meningkatkan kualitas hidup mereka nantinya, tapi juga meningkatkan daya saing SDM Indonesia di kancah dunia," kata Afan saat diskusi tentang pendidikan STEM di FX Lifestyle Center, Jakarta, Kamis (21/3/2013).

Terkait dengan perkembangan SDM Indonesia, ia menyebutkan bahwa saat ini pencapaian prestasi belajar siswa Indonesia menurun, khususnya di bidang sains dan matematika. Untuk bidang matematika, Indonesia berada di urutan ke-38 dari 42 negara dengan skor 386. Kemudian untuk bidang sains, Indonesia ada di urutan ke-40 dari 42 negara dengan skor 406.

"Padahal, kemampuan di bidang sains dan matematika ini akan semakin dibutuhkan nantinya. Karena itu, harus mulai diperkuat lagi agar prestasi Indonesia meningkat dan pasti diikuti dengan SDM yang berkualitas juga," jelas Afan.

Ia juga mengungkapkan bahwa dengan proses pendidikan STEM ini, anak-anak akan terdorong untuk mengasah kemampuan nalar dan berpikir kritis dalam memecahkan masalah. Selain itu, pendidikan ini juga membantu anak-anak untuk memahami isu yang lebih kompleks dan mencari solusi kreatif.

"Menguasai ilmu ini berarti mampu membuat keputusan dengan mempertimbangkan basic thinking dan critical thinking," tandasnya. Sumber berita www.edukasi.kompas.com, Publisher : Nurjolis

Jumat, 08 Maret 2013

profil soeharto


Soeharto, The Smiling General. Jenderal yang senang tersenyum. Bapak Pembangunan. Banyak dituding sebagai diktator 32 tahun. Inilah dia pemimpin paling kontroversial dalam sejarah Republik Indonesia.
Bagi pemujanya, ia pahlawan bangsa karena membawa Indonesia keluar dari keterpurukan ekonomi dan politik di masa Orde Lama. Bagi musuh-musuh politiknya, ia paling bertanggung jawab menumbuhkan gurita korupsi dan dekadensi di negeri ini.
Ia tokoh kontroversial “berselimut” mitos. Bahkan dalam urusan latar belakang keluarga. “Saya ini benar-benar kelahiran Desa Kemusuk, dan memang anak petani dari Desa Kemusuk,” katanya, saat bercerita mengenai silsilah keluarganya di hadapan wartawan dan undangan di ruang kerja kepresidenan di Bina Graha Jakarta, 28 Oktober 1974.
Kemusuk adalah desa di pelosok Argomulyo, Godean, Yogyakarta. Soeharto lahir pada 9 Juni 1921, anak ketiga dari pasangan Kertosudiro dan Sukirah. Sang ayah adalah petugas pengatur air irigasi di desa.

Masa Kecil Soeharto

Di masa kecil Soeharto, orang tuanya bercerai. Ia akhirnya dirawat Mbah Kromodiryo, dukun bayi di desa. Namun, di tahun 1970-an, tersebar kabar bahwa Soeharto adalah keturunan keraton. Namun, Soeharto membantahnya. Soeharto mengaku dekat dengan penderitaan. “Saya mengalami banyak penderitaan yang mungkin tak dialami orang lain,” katanya.
Penulis biografi kritis Soeharto dari Australia, Robert E Elson berpendapat, penderitaan tersebut mengembangkan sifat keras dan ulet dalam diri Soeharto. Soeharto juga berhati-hati untuk tergantung kepada orang lain, dan lebih menyukai hubungan dekat dalam lingkup kecil di mana dia menjadi figur dominan.
Soeharto bisa menyelesaikan sekolah menengahnya pada usia 18 tahun. Prestasi belajarnya biasa-biasa saja. Sekolah bukan hal menarik baginya. “Dia juga tidak terstimulasi gagasan intelektual atau oleh pentingnya konteks yang lebih luas di mana dia hidup…dan jelas tak terpengaruh oleh kegiatan gerakan perjuangan nasionalis Indonesia tahun 1920-an dan 1930-an,” kata Elson.
Dasar hidup Soeharto, menurut Elson, adalah pandangan dunia pedesaan dan kota kecil Jawa Tengah, sempit dengan batas-batas sosial yang pasti dan terbatas. Jika sebagian besar pemimpin dan pemikir republik ini lebih dekat dengan tradisi rasionalisme, terutama Barat, Soeharto justru lebih dekat dengan nalar mistis Jawa. Majalah Tempo menulis cerita, bagaimana sejak muda, Soeharto gemar bersemedi di sejumlah gua keramat. Di Gua Semar, yang terletak di Pegunungan Dieng, konon ia menerima wangsit untuk menjadi pemimpin.

Perjalanan Karir Soeharto

Soeharto merintis karier militer dengan bergabung ke KNIL (Koninklijk Nederlansche Indie Leger), sebuah organ tentara bentukan Belanda, tahun 1940. Elson memujinya sebagai serdadu cerdas dan baik. Soeharto adalah orang lapangan dan tahun 1942 sudah mendapat pangkat sersan. Tahun 1943, saat Jepang berkuasa, ia mendapat posisi komandan kompi PETA (Pembela Tana Air) dan dikenal sebagai sosok yang efisien dan dapat diandalkan.
Setelah Indonesia merdeka, karier militer Soeharto naik daun. Ia menjadi salah satu pasukan yang membasmi pemberontakan eks-KNIL di Sulawesi Selatan. Tahun 1956, ia menjadi Panglima Divisi Diponegoro. Desember 1960, ia sudah berpangkat brigadir jenderal, dan tahun 1962 dipromosikan menjadi mayor jenderal dan menjadi Panglima Mandala Operasi Pembebasan Irian Barat. Tahun 1965, ia diangkat menjadi Wakil Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad), dan tampil menjadi tokoh utama menggantikan Soekarno di tampuk kepresidenan.

Bertindak dengan Keyakinan

Di mata ilmuwan Kuntowijoyo, Soeharto adalah pemimpin yang mendasarkan diri pada an act of faith atau perbuatan berdasarkan keyakinan, bukan berdasarkan nalar. Sebagaimana dikutip Tempo dari OG Roeder, Soeharto yakin saat bertindak mengisi kekosongan pimpinan Angkatan Darat. “Saya bertindak atas keyakinan saya sendiri,” katanya.
Soeharto meyakini keputusan untuk membasmi Gerakan 30 September yang diduganya didalangi Partai Komunis Indonesia. Mantan Komandan Pasukan Khusus Wismoyo Arismunandar mengatakan, falsafah Jawa Soeharto adalah alon-alon asal kelakon. “Falsafah yang satu ini…bukan ‘melaksanakan dengan pelan-pelan’ melainkan ‘melakukan sesuatu dengan yakin dan berlandaskan kebenaran’. Pak Harto merealisasikannya dengan sikap dan perilaku yang mantap,” katanya.
Soeharto berpesan kepada Wismoyo saat masih berpangkat mayor. “Kalau kamu ingin menjadi pribadi yang maju, kamu harus pandai mengenal apa yang terjadi, pandai melihat, pandai mendengar, dan pandai menganalisis,” katanya.
Ajudan Soeharto, Suryadi, sering melihat sang presiden membuat disposisi kebijakan yang berbeda dari informasi yang masuk. Soeharto beralasan, banyak faktor yang mempengaruhi dan harus dipertimbangkan. “Ini keputusan berskala nasional,” kata sang presiden.
Keyakinan itu pula yang membuat Soeharto berani mengambil risiko. Tahun 1995, saat Semenanjung Balkan tengah bergolak, ia pamit kepada Presiden Kroasia untuk berkunjung ke Sarajevo, Ibu Kota Bosnia. Padahal saat itu pasukan khusus Persatuan Bangsa-Bangsa baru saja ditembaki di wilayah sana. “Kita ini pemimpin Negara Nonblok tetapi tidak punya uang. Ada negara anggota kita susah, kita tidak bisa membantu dengan uang, ya kita datang saja. Kita tengok,” katanya.
Keyakinan Soeharto bertindak, boleh jadi dibentuk pengalaman militernya puluhan tahun. Dalam dunia militer, ada kalanya prajurit tak boleh hanya mengandalkan taktik, tapi juga insting. Dan insting harus dilakukan dengan keyakinan zonder keraguan, seperti salah satu semboyan militer: jika ragu-ragu lebih baik kembali.
Tentu saja, insting dan keyakinan didapat dengan kemampuan mengenali situasi. Keyakinan Soeharto dalam mengambil sikap terpancar dari bahasa tubuhnya. “Pak Harto itu, bahasa tubuhnya dan bahasa kata-katanya padat. Kalau ketemu dia, dirasakan sekali kepadatan dan wibawanya dan kata-katanya,” kata Juwono Sudarsono, mantan menteri, sebagaimana dikutip Tjipta Lesmana.
AM Hendropriyono, mantan Menteri Transmigrasi mengatakan, jika Soeharto berketetapan ‘A’, harus ‘A’ yang dilaksanakan. Tidak ada tawar-menawar. Namun, ia berani membela saat menterinya dikritik dan dikecam karena suatu kebijakan. “…Nggak usah ngadu pun, Pak Harto dengar kalau salah seorang menterinya disalah-salahi. Pak Harto bilang, ‘saya yang suruh’,” kata Hendropriyono. [bersambung]

Rabu, 13 Februari 2013

anak imuet
Ujian nasional 12/13 tinggal beberapa saat lagi. Pos un 2012/2013 sudah dirilis. UN tingkat SMK akan dilaksanakan pada :
Senin, 15_04_2013 B.Indonesia
Selasa, 16_04_2013 B.Inggris
Rabu, 17_04_2013 Matematika
Kamis, 18_04_2013 Teori Kejuruan
Siswa/i SMK kelompok teknologi berikut materi un 2013 mata pelajaran matematika kelompok teknologi sesuai skl un 2013 dapat diunduh disini:



Kompetensi 1.1
Kompetensi 1.2
Kompetensi 2.1
Kompetensi 3.1
Kompetensi 3.2
Kompetensi 3.3